Waste Recap at Get Plastic Learning Centre

Setiap bulannya Get Plastic Learning Center menerima donasi sampah plastik darimana pun, baik dari wilayah Bali atau pun luar Bali. Pada Triwulan I dapat dilihat donasi sampah tiap bulannya, tentunya terdapat kenaikan dan penurunan tergantung pada seberapa banyak donatur yang memberikan donasi sampah plastik mereka.

Selain mendata berapa jumlah donasi sampah plastik yang masuk, kami juga melakukan pemilahan sampah plastik berdasarkan 7 jenis sampah plastik untuk mempermudah proses pengolahan sampah nantinya. Dari beberapa donatur tentu sudah ada yang memilah sampah plastik secara langsung, namun masih banyak donatur yang belum memahami teknik pemilahan sampah plastik yang lebih spesifik.

Setelah semua sampah plastik terpilah, dicatat dalam database dan dikumpulkan pada storage terpisah. Kami kemudian memulai proses pengolahan sampah plastik tiap bulannya, namun proses pengolahan ini masih perlu ditingkatkan mengingat minimnya SDM dan terbatasanya waktu dari masing-masing tim.

Kirimkan sampah plastikmu ke alamat ini ya Jl. Raya Gerih, Sibang Kaja, Kec. Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali 80352!

Indonesia Darurat Sampah Plastik

Bayangkan saat kita menjinjing kantong plastik berisi belanjaan dari minimarket. Berapa usia kerja kantong plastik itu?Mungkin hanya 15 menit, lalu kita mencampakkannya. Ini perkara yang mendesak dan perlu kita waspadai bersama, karena lebih dari 40 persen plastik hanya digunakan satu kali lalu dibuang. Pun, sekitar delapan juta ton di antaranya tiba di laut setiap tahunnya

Inilah tragedi plastik.
Kita telah menciptakannya.
Kita begitu bergantung padanya.
Kini, kita tenggelam di dalamnya
Murahnya dan mudahnya produksi plastik telah memopulerkan penggunaan plastik sekali pakai. Lantas sadarkah kita terhadap bahaya dibelakangnya?
Perilaku penggunaan plastik sekali pakai berimbas pada pencemaran di darat dan di laut. Jumlah sampah plastik yang melayang–layang dan berputar-putar di Samudra Pasifik telah mencapai 1,8 triliun keping plastik! Apabila dipadukan dalam satu hamparan, luasnya hampir setara dengan Indonesia. Celakanya, Indonesia menjadi negara kedua terbesar di dunia setelah Tiongkok yang menyumbang polusi plastik di samudra.

Tentu, kita tidak berbangga hati menyaksikan semua ini. Sebagai masyarakat Indonesia, lantas apa yang dapat kita perbuat untuk mengurangi masalah ini?
.
"GANTI KRESEK" .
Ini adalah sebuah Gerakan Komuniti Koalisi Resolusi Plastik Sekali Pakai yang di bentuk oleh beberapa komunitas dan individu seperti @sayapilihbumi @getplastic_id@tjiliwoeng @sekolahrelawan@sang_pandunegeri
@bumikardus @acshebat@kitabisacom @vndrlvst
.
Tujuannya sederhana, kami ingin memfasilitasi kantong belanja yang bisa dipakai ulang, mengedukasi masyarakat, mengadvokasi pemerintah dan industri serta mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah terhadap pelarangan penggunaan plastik sekali
.
Lewat program "GANTI KRESSEK" , kami ingin mengajak seluruh masyarakat menggalang donasi untuk menuju Indonesia Bersih dengan cara membuat  serta membagikan“1 Juta Kantong Belanja untuk Indonesia” yang bisa digunakan berulang kali.

Mari kita bangun kembali persepsi publik yang baru tentang lingkungan dan permasalahan sampah plastik
.
Mari selamatkan BUMI!
Ikut berdonasi cek :https://m.kitabisa.com/sejutakantongbelanja